Tuesday, February 24, 2026

MSDS (Material Safety Data Sheets) Natrium Hidroksida (NaOH) / Soda Api

MSDS (Material Safety Data Sheets) Natrium Hidroksida (NaOH) / Soda Api

Ringkas: NaOH adalah basa kuat yang sangat korosif. Pelarutan dalam air bersifat eksoterm (menghasilkan panas).

Ilustrasi natrium hidroksida (NaOH)
Nama: Natrium Hidroksida Rumus: NaOH Bentuk: Pelet/serpih/larutan Sifat: Korosif, higroskopis

1) Identifikasi & Penggunaan

  • Pembersih saluran, pembuatan sabun, pengaturan pH, proses industri, reagen laboratorium.

2) Identifikasi Bahaya

Bahaya utama: luka bakar kimia serius pada kulit/mata. Saat melarutkan NaOH, larutan menjadi panas dan bisa memercik.
  • Mata/Kulit: korosif, bisa menyebabkan kerusakan permanen.
  • Terhirup: iritasi bila ada aerosol/debu.
  • Tertelan: luka bakar saluran cerna.

3) Pertolongan Pertama

  • Mata: bilas 15–20 menit, segera ke medis.
  • Kulit: bilas air mengalir banyak, lepas pakaian terkontaminasi.
  • Terhirup: ke udara segar, cari medis bila berlanjut.
  • Tertelan: jangan paksa muntah, segera cari bantuan medis.

4) Tumpahan

  • Hindari kontak langsung. Gunakan APD lengkap.
  • Untuk padatan: kumpulkan kering, minimalkan debu, simpan wadah tertutup.
  • Untuk larutan: serap dengan bahan inert; netralisasi hanya oleh personel terlatih sesuai SOP.

5) Penanganan & Penyimpanan

  • Simpan kering, tertutup rapat, jauh dari asam dan kelembapan.
  • Saat membuat larutan: tambahkan NaOH ke air perlahan sambil diaduk (bukan menuang air ke NaOH).

6) APD

  • Goggle + face shield, sarung tangan tahan kimia, apron, sepatu tertutup.
  • Ventilasi baik bila ada kabut/aerosol.

7) Pembuangan

  • Ikuti prosedur limbah bahan kimia. Jangan buang sembarangan ke drainase.
Disclaimer: Ringkasan edukasi. Untuk operasional, rujuk SDS resmi pemasok dan SOP K3 setempat.

No comments:

Post a Comment