MSDS (Material Safety Data Sheets) Natrium Hidroksida (NaOH) / Soda Api
Ringkas: NaOH adalah basa kuat yang sangat korosif. Pelarutan dalam air bersifat eksoterm (menghasilkan panas).
Nama: Natrium Hidroksida
Rumus: NaOH
Bentuk: Pelet/serpih/larutan
Sifat: Korosif, higroskopis
1) Identifikasi & Penggunaan
- Pembersih saluran, pembuatan sabun, pengaturan pH, proses industri, reagen laboratorium.
2) Identifikasi Bahaya
Bahaya utama: luka bakar kimia serius pada kulit/mata. Saat melarutkan NaOH, larutan menjadi panas dan bisa memercik.
- Mata/Kulit: korosif, bisa menyebabkan kerusakan permanen.
- Terhirup: iritasi bila ada aerosol/debu.
- Tertelan: luka bakar saluran cerna.
3) Pertolongan Pertama
- Mata: bilas 15–20 menit, segera ke medis.
- Kulit: bilas air mengalir banyak, lepas pakaian terkontaminasi.
- Terhirup: ke udara segar, cari medis bila berlanjut.
- Tertelan: jangan paksa muntah, segera cari bantuan medis.
4) Tumpahan
- Hindari kontak langsung. Gunakan APD lengkap.
- Untuk padatan: kumpulkan kering, minimalkan debu, simpan wadah tertutup.
- Untuk larutan: serap dengan bahan inert; netralisasi hanya oleh personel terlatih sesuai SOP.
5) Penanganan & Penyimpanan
- Simpan kering, tertutup rapat, jauh dari asam dan kelembapan.
- Saat membuat larutan: tambahkan NaOH ke air perlahan sambil diaduk (bukan menuang air ke NaOH).
6) APD
- Goggle + face shield, sarung tangan tahan kimia, apron, sepatu tertutup.
- Ventilasi baik bila ada kabut/aerosol.
7) Pembuangan
- Ikuti prosedur limbah bahan kimia. Jangan buang sembarangan ke drainase.
Disclaimer: Ringkasan edukasi. Untuk operasional, rujuk SDS resmi pemasok dan SOP K3 setempat.
No comments:
Post a Comment