Thursday, February 26, 2026

MSDS (Material Safety Data Sheets) Natrium Hipoklorit (NaClO)

MSDS (Material Safety Data Sheets) Natrium Hipoklorit (NaClO)

Ringkas: NaClO adalah oksidator (pemutih). Reaksi dengan asam atau amonia dapat menghasilkan gas berbahaya.

Ilustrasi natrium hipoklorit (NaClO)
Nama: Natrium Hipoklorit Rumus: NaClO Sifat: Oksidator Bentuk: Umumnya larutan

1) Penggunaan umum

  • Pemutih, desinfektan, pengolahan air, sanitasi.

2) Identifikasi bahaya

Peringatan: Jangan campur NaClO dengan asam (dapat melepaskan gas klorin) atau dengan amonia (dapat membentuk gas iritan/berbahaya).
  • Mata/Kulit: iritasi; konsentrasi tinggi dapat bersifat korosif.
  • Terhirup: iritasi saluran napas (kabut/uap).

3) Pertolongan pertama

  • Mata: bilas 15–20 menit, cari medis bila iritasi berat.
  • Kulit: bilas air banyak, lepas pakaian terkontaminasi.
  • Terhirup: udara segar, cari medis bila batuk/sesak.
  • Tertelan: bilas mulut, jangan paksa muntah, cari medis.

4) Tumpahan

  • Ventilasi, gunakan APD. Hindari kontak dengan asam/amonia.
  • Serap dengan bahan inert; bilas area sesuai SOP.

5) Penyimpanan

  • Simpan tertutup, sejuk, terhindar dari cahaya dan panas (untuk menjaga stabilitas).
  • Jauhkan dari asam, amonia, reduktor, dan bahan organik reaktif.

6) APD

  • Goggle, sarung tangan tahan kimia, apron/jas lab; ventilasi baik.

7) Pembuangan

  • Ikuti SOP limbah bahan kimia. Jangan buang sembarangan ke lingkungan.
Disclaimer: Ringkasan edukasi. Rujuk SDS resmi pemasok dan SOP K3.

No comments:

Post a Comment